Sekitar 5 tahun yang lalu aku berkomunikasi melalui chat dengan seorang motivator yang sudah menghasilkan karya berupa buku. Meski belum membacanya, mengetahui bagaimana sepak terjang perjuangan hidupnya, aku merasa itu buku yang menarik. Sayang sekali aku tidak membeli bukunya. Membahas karya berupa buku, ada pertanyaan yang membuatku menulis Dialog diri: “Penulis” yakni, “Bagaimana menjadi seorang penulis? Bagaimana survive sebagai seorang penulis?” Mari diawali dari pertanyaan bagaimana menjadi seorang penulis. Ketika bertanya seperti itu, tidak mengherankan jika jawabannya adalah menulis. Bahkan dialog diri ini yang entah akan berujung seperti apa, diniatkan oleh diri sendiri sebagai ajang berlatih menulis. Nah, motivator yang pernah kutanyai, menjawab yang sama. “Kita perlu berusaha untuk menggapai segala sesuatu. Mau jadi penulis? Ya, menulis, menulis, dan menulis.” Selalu kuingat juga, dibutuhkan banyak membaca. Berupa peristiwa yang terjadi, suatu karya, dan diri sendiri...
"Catatan Kehidupan yang Dikemas dengan Kesederhanaan"