Judul: From No-Talk to Talkaktive
(Panduan dan Strategi Belajar Berbicara dalam Bahasa Inggris untuk Pemula)
Penulis:
Bertimuliadi
Penerbit: Grasindo
Terbit: 2012
Tebal: 166
halaman
Bahasa Inggris adalah bahasa utama yang digunakan masyarakat global dalam berbagai kepentingan. Namun sayangnya, sebagian besar masyarakat menghadapi masalah yang cukup serius dalam mempelajari bahasa asing. Akhirnya, ada yang membenci, alergi, muak, dan menyerah untuk mempelajarinya. Buku From No-Talk to Talkaktive (Panduan dan Strategi Belajar Berbicara dalam Bahasa Inggris untuk Pemula) hadir untuk membalikkan semua pandangan itu.
Resensi Buku
Metode pembelajaran dalam buku ini telah disusun ke dalam beberapa tahap
yang diatur sedemikian rupa. Agar proses pembelajaran optimal bisa dicapai,
sangat disarankan kepada pembaca agar tidak melanjutkan ke tahap berikutnya
apabila pada tahap sebelumnya belum terbangun pemahaman yang mantap. Jadi,
kedisiplinan dalam mempelajari tahap demi tahap sangat dituntut.
Buku
ini terbagi menjadi tiga bagian, antara lain: Belajar dengan pendekatan
alamiah, Mengenali bahasa dengan pendekatan dekonstruksi dan konstruksi, dan
Mari bicara (speaking).
Setiap individu dilahirkan dengan membawa bakat-bakat tertentu karena
bakat itu adalah konstruksi sosial, bukan bawaan lahir. Artinya, seseorang
dikatakan berbakat di bidang tertentu bukan karena orang tuanya menurunkan
kepandaian tersebut secara genitas. Tapi, kepandaiannya tersebut dibentuk,
baik sengaja maupun tidak sengaja, oleh lingkungan terdekatnya.
Bertimuliadi yang merupakan penulis buku ini, ia mengisahkan mengenai
pengalamannya tentang belajar bahasa Inggris yang menjadikan buku ini
memberikan banyak sekali wawasan kepada pembaca.
Tujuan belajar bahasa Inggris, yaitu fluency. Tahap-tahap yang
akan kita lalui menuju derajat fluency tersebut ada tiga, yaitu
mengenali atau mengidentifikasi bahasanya melalui proses writing dan reading,
kemudian memproduksinya secara aktif ke dalam bahasa lisan melalui proses
speaking, dan terakhir belajar memahami bahasanya pada tahap listening.
Penulisan buku ini menjelaskan secara rinci bagaimana membemtuk sebuah kata dan kalimat dalam bahasa Inggris serta soal latihan yang diambil dari berbagai sketsa (gambar) pada pembahasan terakhir. Belajar bahasa Inggris dengan buku ini sangatlah menyenangkan karena penulis benar-benar menjelaskan secara detail apa saja yang menjadi pengalamannya serta tips-tips tertentu untuk kita pahami bahwa bahasa Inggris bisa dipelajari dan dijadikan bahasa sehari-hari.
Keunggulan isi buku:
- Menggunakan bahasa yang mudah dipahami
- Pembahasan dijelaskan secara detail
- Soal latihan menggunakan sketsa
Kelemahan isi buku:
Ilustrasi dalam buku ini hanya sedikit, bisa menjadikan pembaca mudah bosan. Namun terdapat soal latihan sketsa pada pembahasan terakhir.
Manfaat isi buku
Buku ini bermanfaat untuk siapa saja yang ingin mempelajari bahasa Inggris dan membuka wawasan bahwa bahasa Inggris bisa dipelajari oleh siapa pun dengan berbagai tahapan yang membutuhkan kedisiplinan.
Komentar