Barangkali buku yang kubaca hingga tuntas tidak sebanyak kamu, temanku, dan orang-orang yang baru kukenal di dunia nyata maupun dunia maya. Nah, dalam dialog diri ini, kuceritakan bagaimana proses hingga bisa membaca buku yang sebelumnya kerap masuk dalam wishlist bacaan.
Menabung untuk Membeli Buku
Ketika hendak membaca buku yang benar-benar aku butuhkan, terlebih dahulu mengumpulkan uang dari hasil freelance yang sedang kujalani. Apalagi ketika harga buku tersebut dirasa tidaklah mudah dijangkau oleh keuanganku. Namun, aku menyadari bahwa gagasan yang disampaikan oleh penulis buku memiliki beragam manfaat.
Di antaranya untuk menambah sudut pandang, untuk bahan refleksi diri, untuk menambah wawasan, dan sering kali juga sebagai motivasi eksternal saat menjalani kehidupan yang berisi ketidakpastian. Pada titik ini, aku menabung kemudian ketika sudah terkumpul dengan nominal tertentu, kugunakan untuk membeli buku. Teringat pepatah, “Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ketepian.”
Ikut Giveaway Buku
Ada masa di mana aku mendapatkan buku-buku bacaan dari menang giveaway. Terlebih dahulu aku meminta izin secara langsung serta melalui pesan pribadi ke beberapa teman yang kukenal, ketika hendak menandai akunnya di kolom komentar atau pun di postinganku sebagai peserta giveaway. Tujuannya agar tidak mengganggu aktivitas teman-teman yang sedang berselancar di Instagram dan tidak asal menandai akun Instagram.
Berlanjut ke pembahasan buku, beberapa buku dari menang giveaway telah kubaca hingga tuntas. Yang paling berkesan menurutku yakni novel berlatar Jepang berjudul “Across the Nightingale Floor” karya Lian Hearn. Aku membaca versi terjemahan yang diterbitkan oleh Penerbit Gramedia. Selama membaca, ada beragam diksi yang baru kuketahui dari novel tersebut dan ada juga budaya yang belum kudengar sebelumnya.
Kemudian dari merasakan manfaat membaca buku yang bahkan didapatkan secara gratis melalui giveaway, aku merasa perlu untuk sharing tentang apa saja yang dipelajari dan juga keresahan yang timbul setelahnya. Aku mencoba menyampaikannya di tulisan-tulisan yang kubuat. Melalui hal kecil, contohnya seperti tulisan di dialog diri :)
Ikut Lomba Menulis
Ada artikelku yang sudah ditayangkan dengan reward berupa pulsa. Artikel untuk lomba atau pun sebagai artikel yang dikirimkan untuk melatih kemampuanku dalam menulis. Oh ya, biasanya pulsa tersebut kugunakan untuk membeli e-book di Google Play Book.
Membeli buku digital adalah solusi bagi diriku yang ruang penyimpanan bukunya tidak begitu banyak. Meski terkadang aku masih merasa perlu untuk membaca versi cetaknya. Bagaimana denganmu? Apakah kamu sudah terbiasa beralih ke buku digital?
Tidak terasa, aku sudah sampai dipenghujung cerita. Aku mengucapkan rasa terima kasih teruntuk para penyelenggara giveaway dan penyelenggara lomba menulis yang hadiahnya berupa uang atau pun pulsa, sehingga aku bisa membeli buku baru versi cetak maupun digital. Tidak lupa juga rasa terima kasihku teruntuk kamu yang sudah membaca tulisan ini. Salam Literasi!
Sampai bertemu lagi di dialog diri selanjutnya :)
Komentar