Langsung ke konten utama

Tips Memilih Buku Bacaan Untuk Anak

(Penguatan budaya literasi, adalah kunci memajukan negeri ini)
Lenang Manggala

Pada tanggal 24 Juni 2018, sebuah kesempatan mendapatkan titipan buku “Seri pendidikan orang tua: menumbuhkan minat baca anak” yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, tahun 2018.

Saat itu yang memberikan titipan adalah Ketua Forum TBM Provinsi Banten, bersamaan dengan TBM Citra Raya yang menitipkan beberapa buku-bukunya di rumah saya.
Buku ini sangat menarik, meski saya belum menjadi orang tua namun pembahasan dalam buku “Menumbuhkan Minat Baca Anak” bisa diterapkan juga dalam kehidupan sehari-hari saya sebagai seorang kakak.

Ketika membaca buku ini, saya sangat tertarik dengan pembahasan “Memahami Cara Belajar Anak”, setiap anak mempunyai kecenderungan berbeda maka kita perlu mengetahui cara belajar yang seperti apa yang anak-anak sukai.

Pertama, cara belajar visual.

                        Foto: www.gurubumi.com


Anak yang memiliki cara belajar visual lebih suka dan mudah menerima informasi dengan cara melihat. Ada kiat-kiat tertentu bagi orang tua yang dibahas dalam buku ini untuk cara belajar visual, diantaranya:
A. Pilih buku bergambar yang menarik
B. Tunjukkan gambar dan ajak anak berdiskusi
Setelah anak tertarik, lakukan proses membacakan buku
C. Ajak anak menggambar atau menceritakan kembali isi buku setelah selesai membaca

Kedua, cara belajar auditori;

                       Foto: www.lendyagasshi.com

Anak yang memiliki cara belajar auditori lebih suka dan mudah menerima informasi dengan cara mendengarkan. Kiat-kiat tertentu bagi orang tua yang dibahas dalam buku ini untuk cara belajar auditori, diantaranya:
A. Pilih buku yang menarik
B. Bacakan cerita dengan intonasi yang tepat
C. Ajak anak mencari lagu yang isinya berhubungan dengan cerita

Ketiga, cara belajar kinestetik;

        Foto: pembelajar-kinestetik.blogspot.com

Anak yang memiliki cara belajar kinestetik lebih suka dan mudah memahami sesuatu melalui gerakan. Kiat-kiat tertentu bagi orang tua yang dibahas dalam buku ini untuk cara belajar kinestetik, diantaranya:
A. Pilih buku yang menarik
B. Bacakan buku dengan intonasi yang tepat diikuti gerakan yang sesuai
C. Ajaklah anak bergerak menirukan tokoh yang ada pada buku (bermain peran)

Sedikit bercerita, sesekali saya membelikan buku untuk Adik yang berusia 6,5 tahun. Buku tersebut adalah buku bergambar yang mempunyai nilai moral dan dengan tulisan yang tidak terlalu padat.
Bukan tanpa alasan saya membelikannya buku, saya melihat ketertarikannya ketika melihat buku bergambar yang sempat saya bawa ke rumah, buku bergambar kapal laut itu dibaca hingga selesai dan meminta untuk dibawakan lagi buku yang sejenis.

Meskipun saya memintanya untuk menceritakan apa yang sudah dia baca, namun karena belum terbiasa, akhirnya dia menolak. Tapi tidak masalah, bagi saya ketika dia mau membaca saja sudah lebih dari cukup.

Jadi, Adik saya termasuk kategori cara belajar yang seperti apa ya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemandian Air Panas Sangkanhurip Kuningan

Kali ini artikel berasal dari Taman Rekreasi Sangkanurip Alami. Di sana terdapat berbagai fasilitas yang bisa kamu dapati. Apa saja, ya? Yuk, lanjutkan bacanya. Taman Rekreasi Sangkanurip Alami berlokasi di Desa Sangkanurip, Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Yang mana fasilitas rekreasi tersebut terdiri dari kolam renang air panas alam, kolam renang air dingin, luncuran naga, kolam renang anak-anak, kolam renang balita, kamar mandi air panas, panggung hiburan, dan kios cinderamata. Dengan berbagai fasilitas tersebut, aku tidak perlu khawatir kocek terkuras habis karena biaya masuk hanya berkisar Rp 12.000,- untuk kategori dewasa dan ada juga Rp 10.000,- untuk kategori usia anak-anak. Sebelum mencoba menyelamkan diri di kolam renang air dingin, aku mencoba merendamkan diri di kolam renang air panas alam. Wah, jangan diragukan lagi deh panasnya! Ada salah satu pengunjung taman rekreasi yang mengatakan jika telur dicemplungkan ke dalam air panas itu pasti tidak menunggu waktu yang l...

"Dialog Diri: Mindset"

Budaya konsumtif yang dibahas di berbagai media sosial, membuatku mempertanyakan diri sendiri. “Apakah ketika aku hendak membeli barang, berdasarkan keinginan atau memang sedang dibutuhkan?” Misalnya, saat ada diskon buku sekian persen, dengan mempertimbangkan rak buku yang melampaui kapasitas penyimpanan, lantas aku memberhentikan sementara membeli buku. Kalau pun mau menambah buku bacaan, mesti yang aku butuhkan dalam waktu dekat. “Jika tidak tegas terhadap diriku sendiri, besar kemungkinan orang lain atau sesuatu di luar diri yang akan berperilaku seperti itu kepadaku. Besar kemungkinan itulah yang akan mengendalikanku.” Mengkonsumsi, memiliki, dan melakukan sesuatu tentunya boleh-boleh saja, asalkan tahu bahwa itu tidak berdampak buruk bagi diri sendiri. Bagaimana caranya tahu? Ikuti kata hati. Bicara budaya konsumtif, suatu hari aku menyaksikan sebuah tayangan di akun Youtube Telkomsel yang berjudul “ Poor Mindset vs Rich Mindset ” dengan menampilkan Desi Anwar beserta gag...

"Dialog Diri: Giveaway Buku"

Aku tertarik dengan kalimat dalam buku “Aku menulis maka aku ada” karya Maman Suherman pada halaman 104. Yang mana dikatakan bahwa bukan seberapa panjang kutipan yang kita buat, akan tetapi yang lebih penting adalah gagasan apa yang kita sampaikan. Menurutku, itu bisa diterapkan ke dalam giveaway yang sering kali aku ikuti. Ya, kemarin aku mengikuti giveaway di akun Twitter Kang Maman untuk mendapatkan buku “Re dan peRempaun.” Aku sampaikan apa alasan ingin membaca buku tersebut dengan teringat kalimat halaman 104. “Saya pilih buku Re dan peRempuan. Mau baca lebih lengkap kisah kehidupan Mbak Re: tuk pembelajaran diri. Melalui gaya penuturan Kang Maman yang informatif, menggelitik dan bikin saya   terisak. Mbak Re: terima kasih sdh hadir bersama kami #jnebukukopi.” Tidak disangka komentarku dalam giveaway tersebut di-retweet oleh Kang Maman. Kemudian berhasil memenangkan hadiah buku “Re dan peRempuan” beserta Kopi Menggairahkan yang juga sempat aku dapatkan sebelumnya di give...